Apa Itu Akseptasi?
Secara singkat, akseptasi bisa dikatakan sebagai janji untuk membayar oleh pihak tertarik dengan cara membubuhkan tanda tangan dalam surat wesel. Apabila telah diakseptasi, wesel ini menjadi sama dengan promes (surat sanggup bayar), yang berarti dapat diperdagangkan atau dapat dijual kepada pihak lain sebelum tanggal jatuh tempo. Kalau dalam bahasa inggrisnya adalah acceptance.
Akseptasi harus dinyatakan dengan kata akseptasi atau dengan cara lain yang sama, maksudnya tanda tangan saja, dan pihak tertarik dibubuhkan pada halaman muka, surat wesel sudah berlaku sebagai akseptasi.
Penghitungan Tagihan Akseptasi
Dalam kegiatan bisnis, seperti penjelasan di atas, Bank memberikan jaminan keuangan seperti letters of credit, bank garansi dan akseptasi.
Dalam akseptasi, ada yang namanya tagihan akseptasi, yakni tagihan yang timbul sebagai akibat akseptasi (pernyataan sanggup untuk membayar) yang dilakukan terhadap wesel berjangka.
Tagihan Akseptasi diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif (EIR), dikurangi oleh penyisihan kerugian penurunan nilai. Sementara liabilitas akseptasi diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif (EIR).
Syarat Akseptasi
Membuat akseptasi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:
- Terdapat kesanggupan tanpa syarat.
- Diperbolehkan untuk sebagian pembayaran atau tagihan.
- Harus ada tanda tangan akseptan.